8NquiGm24zTTdA1Cxmb4apg28zzZztBUPptvFDM0
9 hal yang bisa membatalkan puasa dari buya yahya

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

9 hal yang bisa membatalkan puasa dari buya yahya




Memang berpuasa pada hakikatnya adalah menahan diri dari rasa lapar dan haus dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
apabila seseorang sudah melakukan makan atau minum pada saat waktu berpuasa maka puasa tersebut batal dan tidak ada pahala baginya.

namun tidak hanya dengan makan dan minum saja yang bisa menyebabkan puasa seseorang tersebut batal.
ada sembilan hal lainnya yang bisa membuat puasa seseorang tersebut batal.


9 hal yang membatalkan puasa

Ada sembilan hal-hal yang menyebabkan batalnya puasa seseorang, yaitu :

1.Memasukan sesuatu kelubang bagian tubuh
2.Muntah disengaja
3.Berhubungan badan
4.Keluar mani atau sperma disengaja
5.Haid
6.Nifas
7.Melahirkan
8.Hilang akal
9.Murtad

Apabila dari sembilan hal tersebut terdapat atau dilakukan pada diri anda maka puasa nya akan batal.
dari sembilan tersebut mari sama-sama dibaca penjelasannya agar anda tahu benar-benar maksud dari sembilan diatas tersebut.
karena jika hanya memaknai kata diatas dengan begitu saja akan membuat anda salah paham.


Penjelasan dari sembilan hal yang membatalkan puasa

1. memasukan apapun kedalam lubang

ada 5 lubang bagian tubuh yang tidak boleh dimasukan

  • lubang mulut

Yang dimaksud memasukan kedalam lubang mulut adalah menelan sesuatu hal kedalam mulut dan selama anda tidak menelan maka itu tidak membatalkan puasa hanya saja dimakruhkan.
namun bagaimana jika menelan ludah sendiri ? apakah membatalkan puasa ?
menelan ludah tidak membatalkan puasa tetapi dengan catatan :
-ludahnya sendiri
-ludahnya masih berada didalam mulut
-ludahnya masih asli tidak tercampur dengan sesuatu apapun

kemudian apakah berkumur bisa membatalkan puasa ?
berkumur ketika berpuasa tidaklah membatalkan puasa selama air wudhu tersebut benar-benar dibuang seratus persen tidak ada sisa sedikitpun dari air wudhu tersebut.

apakah makruh ?
berkumur dalam berwudhu tidak makruh, tetapi sunah. berbeda dengan memasukan apapun kemulut seperti permen, itu dihukumkan makruh apabila tidak tertelan. dan jika tertelan atau cairannya tertelan kedalam mulut maka itu membatalkan puasanya.


  • lubang hidung

Memasukan lubang hidung membatalkan puasa adalah jika sesuatu tersebut dimasukan sampai kepada batas yang sewajarnya, seperti contoh anda memasukan air kedalam hidung sampai terasa panas dibagian atas hidung maka itu membatalkan puasa anda.
tetapi jika memasukan air kedalam hidung hanya sampai lubang bawah maka itu tidak membatalkan puasa.


  • lubang telinga

Lubang telinga bagian manasih yang bisa membatalkan puasa ?
lubang yang bisa membatalkan puasa adalah lubang yang sudah tidak bisa dijangkau oleh jari kelingking anda.
tetapi jika masih bisa dijangkau oleh kelingking itu tidak membatalkan puasa.
ini dijelaskan oleh mashab imam syafii'


  • lubang buang air kecil (lubang depan)

Misalnya anak laki-laki lubang kemaluannya diteteskan air maka batal puasanya. atau seorang perempuan memasukan obat atau apapun kedalam kemaluannya itu juga membatalkan puasanya.
atau seorang wanita yang hendak mau membersihkan kemaluannya dari buang air kemudian dimasukannya salah satu jari kedalam kemaluannya maka batal puasanya.

untuk itu jika ingin membersihkan kemaluannya cukup bagian luarnya saja menggunakan ibu jari.



  • lubang buang air besar


Ini sama halnya seperti diatas tersebut, yaitu memasukan segala sesuatu kedalam lubang bagian belakang.
dan ketika hendak membersihkan bagiannya sebaiknya tidak sampai memasukan salah satu jari kedalam lubang tersebut.

2. Muntah dengan sengaja

Jika seseorang muntah dengan sengaja maka puasanya akan batal. dan sebaliknya, orang yang muntah tidak sengaja maka tidak batal seperti :

  • hamil muda kemudian muntah
  • naik kendaraan kemudian muntah
  • mencium bau sesuatu kemudian muntah

maka hal diatas tidak membatalkan puasanya tetapi dengan catatan "jangan menelan ludah setelah muntah tersebut sebelum berkumur"

3. Berhubungan badan

Berhubungan badan oleh sepasang suami istri membatalkan puasa meskipun tidak mengeluarkan mani' karena sisuami sudah memasukan kemaluannya kelubang istri.
bagaimana denga berzina ? sama saja batal puasanya.

tidak hanya berhubungan badan anatara suami istri. sekalipun ada yang menggauli kambing atau hewan apapun itu juga dikenakan batal puasanya.

4. Keluar mani atau sperma disengaja

Mengerluarkan sperma atau mani dengan sengaja juga membatalkan puasa baik itu dalam berhubungan badan atau disengaja agar keluar mani tersebut.
tetapi jika mani tersebut keluar tanpa sengaja maka tidak membatalkan puasa seperti orang yang sedang tidur disiang hari kemudian mimpi basah dan ternyata ada cairan mani di celananya maka tidak batal puasanya.

5. Haid

Haid adalah keluarnya dara pada kemaluan wanita. dan apabila seorang wanita sedang puasa kemudian keluar darah haid diwaktu sore hari maka batal puasanya.

6. Nifas

Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan. dan sebab keluarnya darah setelah melahirkan itu membatalkan puasa.

7. Melahirkan

Melahirkan bayi atau bakal bayi. apa itu bakal bayi ? bakal bayi adalah wanita yang keguguran. jadi wanita yang keguguran juga batal puasanya.

begitu juga jika wanita yang sedang hamil tua dan dia puasa kemudian melahirkan pada pukul empat sore maka itu juga batal puasanya.

8. Hilang Akal

ada 3 jenis seseorang yang hilang akal :

Gila
Jika ada orang puasa kemudia tiba-tiba dia gila meskipun gila nya hanya sebentar maka itu sudah batal puasanya.

Pingsan
Pingsan akan membatalkan puasa apabila pingsan tersebut seharian penuh. dan jika pingsannya hanya sebentar maka puasanya tetap sah.

Tidur
Tidur tidaklah membatalkan puasa meskipun tidurnya dari sejak di sahur sampai waktu berbuka puasa.

namun bagaimana dengan sholatnya ? Jika memang dia benar-benar tidur kemudian sampai terlewat waktu sholatnya maka diperbolehkan asalkan dia meng-qodho sholat tersebut.
lain halnya dengan sengaja dia tidur agar terlewat waktu sholatnya, maka ini dihukumi dosa.

9. Murtad

Murtad bisa saja dilakukan dengan apa saja. menghina nabi dan mengatakan bahwa nabi bukan nabi, mempercayai adanya nabi setelah nabi muhammad SAW, mengatakan Al-Quran bukan wahyu dari allah, atau merendah Syiar islam seperti merendahkan adzan, merendahkan puasa, merendahkan haji, dan sebagainya itu termasuk kedalam orang yang murtad keluar dari imannya.
kalo orang yang sudah murtad langsung batal puasanya.

Dari kesembilan tersebut mungkin sudah jelas pembahasannya mengenai hal-hal yang membatalkan puasa.
dan apabila masih ada yang belum mengerti dan memiliki pertanyaan lain dari pembahasan diatas silahkan tonton langsung video dari Buya yahya dibawah ini




SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post