8NquiGm24zTTdA1Cxmb4apg28zzZztBUPptvFDM0
9 Faktor yang menyebabkan lamaran kerja tidak dipanggil dan ditolak oleh perusahaan

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

9 Faktor yang menyebabkan lamaran kerja tidak dipanggil dan ditolak oleh perusahaan

Banyak sekali diantara kalian yang berfikiran
"mengapa lamaran pekerjaan yang kita kirim lewat kantor pos tidak pernah dapet panggilan?"

Oke kali ini saya akan bahas beberapa penyebab lamaran yang kita kirim melalui pos tidak pernah ada panggilan.

lamaran kerja ditolak perusahaan


Banyak yang mengatakan bahwa melamar pekerjaan melalui pos itu cuma mitos, karna banyak dari mereka yang tidak mendapat kabar apapun dari perusahaan yang dia kirim lamarannya melalui pos, bahkan hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Tapi tahukah kalian bahwa lamaran yang sudah kirim melalui pos tersebut sebenarnya sudah sampai keperusahaan tersebut, bahkan sudah ada ditangan HRD nya.

Mengirim lamaran melalui pos memang sangat disayangkan kalau lamaran yang kita kirim ditolak oleh perusahaan tanpa ada kabar, karena tidak sedikit biaya yang kita keluarkan untuk bisa melamar pekerjaan melalui pos. Bisa dihitung jika 1 perusahaan mengeluarkan biaya kisaran sepuluh ribu, itu belum termasuk biaya berkas yang kita kirim.

Tidak hanya membuang biaya, kita juga sudah membuang waktu untuk menulis lamaran tersebut.

Jadi untuk kalian yang ingin mengirim lamaran melalui kantor pos ataupun yang sejenisnya, lebih baik di periksa kembali berkas yang ingin kalian kirim agar tidak ditolak mentah-mentah oleh perusahaan.

dibawah ini ada beberapa hal penting yang menyebabkan lamaran kalian tidak diterima oleh perusahaan.
Artiket terkait : Cara mengirim lamaran via pos dengan baik dan benar

Silahkan baca baik-baik hal apa saja yang membuat lamaran anda ditolak mentah-mentah.

9 faktor yang membuat lamaran ditolak


1. Layout tidak rapih

Peletakan berkas yang kalian kirim harus rapih dan enak dilihat oleh HRD.
Jadi kalian harus mengurutkan berkas lamaran dengan sebagus dan serapih mungkin, karena HRD tidak suka melihat berkas lamaran yang berantakan.

Hal itu akan membuat HRD malas untuk melihat berkas lamarannya, dan pastinya dia tidak melanjutkan untuk melihat berkas tersebut.
Alhasil berkas lamaran tersebut tidak akan diproses dan ditolak.


2. Tulisan tidak rapih

Dalam penulisan CV (Curriculum Vitae) dan Daftar Riwayat Hidup harus ditulis dengan rapih, karna jika tidak rapih akan membuat HRD sulit untuk membaca data diri pribadi kalian.
Meskipun tulisan kalian sudah jelek, setidaknya kalau untuk menulis lamaran kerja diusahakan agar rapih dan tidak berantakan.

3. Lamaran di print

Kalian juga tidak boleh membuat lamaran kerja dan daftar riwayat hidup dengan cara di print.
dengan kalian menggunakan cara tersebut maka akan dianggap oleh HRD sebagai orang yang pemalas dalam menulis, jika memang tulisan kalian tidak bagus tetapi tetap harus ditulis sendiri menggunakan tangan.

4. Tidak menuliskan posisi lamaran pekerjaan

Banyak yang diantara kalian yang tidak menuliskan posisi atau subjek yang sesuai kebutuhan perusahaan tersebut.

Apabila perusahaan tersebut membutuhkan pekerja dengan posisi jabatan driver namun kalian tidak menulis posisi yang ingin dilamar tersebut pada amplop atau CV kalian maka itu akan diproses oleh HRD. karena HRD akan memproses lamaran yang menuliskan posisi sesuai kebutuhan perusahaan tersebut.

5. Daftar Riwayat Hidup tidak detail

Menulis daftar riwayat hidup sangat penting dilakukan agar HRD mengetahui latar belakang dari si pelamar. namun jika kalian tidak menulis daftar riwayat hidup dengan benar membuat HRD tidak mengetahui bagaimana riwayat hidup kalian.

Untuk itu tulis daftar riwayat hidup kalian sedetail mungkin agar HRD bisa percaya dengan riwayat hidup yang kalian tulis.

SEBALIKNYA

6. Daftar Riwayat Hidup terlalu detail

Jika diatas tidak detail, berbeda dengan ini. jangan menulis daftar riwayat hidup dengan detail, mengapa demikian ?
menulis daftar riwayat hidup tidak detail akan menjadi masalah untuk kalian karna HRD tidak bisa mengetahui bagaimana riwayat hidup kalian sebelumnya,
Baca juga : Menulis Daftar Riwayat Hidup dengan baik dan benar

tapi juga akan menjadi masalah apabila kalian menulisnya secara detail.

seperti apa menulis riwayat hidup secara detail ?
maksud yang disebutkan adalah kalian secara detail menuliskan riwayat hidup kalian mulai dari kebiasaan kalian, keluarga kalian, jumlah sodara adik/kakak kalian dan lainnya yang tidak harus disebutkan.

maka daripada itu dalam menulis riwayat hidup kalian hanya perlu menuliskan riwayat pendidikan kalian saja dan pengalaman-pengalaman yang kalian punya untuk bisa menambah nilai baik di sisi HRD.


7. Tidak mempunyai pengalaman kerja

Hal ini sangat penting bagi kalian yang ingin melamar pekerjaan yaitu harus memiliki pengalaman kerja, terlebih lagi jika kalian sudah lulus pendidikan lebih dari setahun namun belum mempunyai pengalaman kerja. Sebab akan membuat ragu si HRD untuk memperkerjakan kalian pada perusahaannya, karna dia beranggapan bahwa kalian sudah lama menganggur tetapi belum juga pernah bekerja atau pun berpengalaman bekerja.

Jika kalian memang pernah bekerja tapi tidak mendapatkan sertifikat paklaring dari pekerjaan tersebut, setidaknya kalian menuliskan di lembar lamaran kerja kalian untuk meyakini HRD bahwa kalian sudah pernah bekerja hanya saja tidak mendapatkan sertifikat paklaring dari pekerjaan tersebut.

8. Bahasa tidak formal

Jangan kalian menyamakan lamaran pekerjaan ini seperti kalian menulis surat untuk orang lain.
gunakanlah bahasa baku yang formal dalam setiap penulisan tersebut.

YANG TERAKHIR

9. Tidak sesuai kriteria

Ini yang paling sering terjadi kepada para pelamar. mereka tidak mengetahui apakah dirinya sesuai kriteria atau tidak.

kebanyakan dari mereka melamar pekerjaan karena mendapat informasi dari teman atau media sosial bahwa perusahaan tersebut sedang membukan lowongan pekerjaan.
tetapi mereka tidak melihat dahulu kriteria atau persyaratan yang telah ditentukan oleh perusahaan itu. entah dari tinggi, nilai, umur dan lain sebagainya.
sebab akan sia-sia jika kita melamar tetapi kita ada yang tidak memenuhi persyaratannya.

Itulah sembilan faktor  yang menyebabkan lamaran kalian tidak diterima atau ditolak oleh perusahaan.
silahkan kalian koreksi lagi dengan teliti sebelum mengirimkan berkas lamaran kalian melalui kantor pos dan sejenisnya.

mungkin hanya itu yang bisa admin jelaskan, apabila kalian mempunyai faktor yang lain mengenai hal tersebut silahkan beri tanggapannya melalui kolom komentar yang sudah disediakan.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
Kode DFP2