Penjual Ikan Sukses Antar Putranya Jadi Sekuriti, Polisi, dan Tentara Kostrad



Kesuksesan menjadi abdinegara tidak membuat Firman dan dua saudaranya lantas mengabaikan jasa orang tuanya.

Dilansir dari situs Fajar.co.id (05/02), Firman yang bekerja sebagai sekuriti (satpam) di PT Semen Tonasa, sangat patuh dan taat terhadap kedua orang tuanya.

Sehari-hari, ayahnya bekerja sebagai pencari ikan di Kampung Mangilu, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro.

Patang, sang ayah pun patut berbangga memiliki tiga putra yang kini telah sukses mewujudkan mimpinya.

Anwar, putra pertama pak Patang bekerja di Korps Brimob Bone kemudian putra keduanya Rifaldi bekerja di Kostrad. Sedangkan Firman putra bungsunya bekerja sebagai satpam di PT Semen Tonasa.

“Pangkat, jabatan dan kedudukan tidak ada yang patut disombongkan. Semuanya tidak lepas dari kerja keras kedua orang tua. Itu yang membuat kita harus tetap hormat dan patuh kepada kedua orang tua sebagai pejuang nafkah, walaupun sehari-harinya bekerja sebagai pajjala atau pencari ikan,” ucapnya, Selasa (4/2/2020).

Sumber: Koranmiliter


Selain majjala, dia juga bertani bersama ibu mauji (60).

Doa, semangat dan hasil menabung kini berubah kesuksesan.

ketiga anak lelakinya sukses mendapat pekerjaan dari Brimob, Satpam, dan Kostrad.

Putra sulung telah lolos di bagian Brimob dan sekarang bertugas di Satuan Korps Brimob Bone.

Kemudian putra keduanya menjadi sekuriti di PT Semen Sentosa dan putra bungsunya menjadi anggota TNI Angkatan Darat dan bertugas di Kostrad Kariango Maros.

Bapak Patang,adalah sosok yang tidak pantang menyerah, sosok yang tidak pemalu meskipun ketiga anaknya sudah bekerja.

"Alhamdulillah nak,semuanya sudah dapat kerja. Saya bahagia tetapi pekerjaan majjala ikan sambil dijual ini sudah bertahun-tahun saya lakoni dan inilah juga termasuk hoby saya," Katanya

bagi anaknya sang ayah ini adalah lelaki yang kuat, tegar dan pantang menyerah sebelum melihat anak-anaknya berhasil.

Ibunya, menjadi orang yang paling berjasa disetiap sujud dan doa doanya dalam sholat.

"Keduanya rajin sholat,selalu doakan kami bertiga hingga bisa seperti ini," Ujar Firman

Ayahnya, Patang sudah puluhan tahun bekerja sebagai pajjala ikan dengan sepeda. Firman masih ingat kala itu dia masih duduk dibangku sekolah dasar.

Sementara ibunta seorang petani, pekerjaan lainnya serabutan seperti menunggu jasa panggilan menanam padi disawah orang dan menjual kue.

Bagi ibu firman bekerjalah semampu diri yang penting halal dan membantu suami menghidupi anak-anaknya.

Singkat Cerita..

Firman belajara arti kehidupan. Menurutnya bukan harta yang menjadikan seorang anak itu sukses tetapi bagaimana proses dari berusaha itu.

Firman juga tak lupa pesan orang tuanya saling menghormati satu sama lainnya dan jangan semena-mena dengan orang yang lebih tua.

Kini mereka bertiga membanggakan ayah dan ibunya di kampung halaman Kabupaten Pangkep


0 Response to "Penjual Ikan Sukses Antar Putranya Jadi Sekuriti, Polisi, dan Tentara Kostrad"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close
[ klik disini 2X ] [ close ]